Biarlah Allah Saja…

akhwat1

Biarlah Allah saja yang melihat perbuatan kita

Biarlah Allah saja yang menilai segalanya

Ketika yang lain menjauh…

Sesungguhnya Allah selalu dekat dan selalu ada untuk kita…

Tetap semangat, dimanapun kita berada dan bagaimanapun kondisinya…

Yakinkan bahwa kita hanya ingin mendapat Ridho dan Cinta dari-Nya…

*Najm_Three*  🙂

(Untukmu para mujahid/ah  da’wah)

Iklan

Aku tidak akan pernah cuti dari da’wah…

Sebelumnya pernah ada tulisan “izinkan aku cuti dari da’wah, klo tidak salah judulnya  seperti itu,tulisan itu cukup membuat kita bertanya kembali pada diri kita tentang seberapa rapuhnya diri kita, semoga itu bisa menjadi bahan introspeksi untuk kita. Aku ingin kita semua sama-sama berusaha mengubah pola pikir yaitu dengan mengazzamkan diri bahwa , “aku tidak akan pernah cuti dari da’wah..InsyaAllah”..sehingga dengan adanya tulisan ini semoga semakin memotivasi kita dalam mengarungi indahnya bearda di atas jalan da’wah-Nya.

Hal ini yang selalu aku azzamkan dalam diri, bahwa seperti apapun ujian dan cobaannya,,aku tidak akan pernah cuti atau meninggalkan da’wah ini, insyaAllah… karena da’wah sudah terpatri dan menyatu dalam aliran darah ini, ingin selalu tetap istiqomah di jalan da’wah sampai ajal menjemput.

Para da’i pasti akan mengalami kematian, tapi da’wah tidak akan pernah mati..Da’wah Islam akan senantiasa bersemi sampai hari akhir nanti.

Aku tidak akan pernah cuti dari da’wah, karena da’wah dapat  menjadikan kita selalu terjaga di jalan-Nya, bersama dengan orang-orang yang sholeh/ah dan saling mengingatkan satu sama lain, berada bersama merasakan nikmatnya ukhuwah islamiyah, bersama-sama berjuang di jalan-Nya hanya ingin mengharap ridho dan cinta dari-Nya..

Ujian, rintangan, cobaan yang kita dapatkan belum apa-apa, apakah kita  merasakan bagaimana diludahi, ditimpuki sampai berdarah, kehilangan anggota tubuh karena harus berjuang di medan perang, atau berbagai pengobanan lain dengan harta, jiwa, bahkan nyawa? Sungguh, pengorbanan kita belum ada apa-apanya bila dibandingkan perjuangan Rosulullah dalam menyebarkan Islam, para sahabat, salafussholeh, ataupun para da’i pendahulu kita yang lain… Tapi mengapa masih ada diantara kita yang ingin cuti dari da’wah sementara Syurga Allah sudah menanti untuk orang-orang beriman yang ikhlas berjuang di jalan Allah, rahmat, ampunan, dan berbagai pertolongan Allah pun juga sudah menanti

Yakinlah dengan janji Allah berikut ini :

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. ”  (Q.S. Muhammad :

Apakah kita mau kehilangan semua itu? tentu tidak..

Apakah kita ingin, cuti dari saling menasehati dalam kebaikan? Membiarkan dunia ini rusak dikarenakan berbagai penyakit yang menyerang..Apakah kita ingin Allah timpakan azab karena tidak adanya orang-orang beriman yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah kepada kemungkaran lantaran dia hanya bisa sholeh untuk dirinya sendiri tapi tak bisa berdaya guna atau mensholihkan yang lain? Mudah2an hal tersebut tidak pernah terlintas dalam benak kita..

Allah mengingatkan kita  di dalam surat cinta-Nya:

“Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian. kecuali, orang-orang beriman dan mengerjakan kebajikan dan saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.” (Q.S. Al-‘Asr : 1-3)

Terkadang mungkin diri kita lelah berada di jalan da’wah, selalu ada saja ujian, dan cobaannya, ataupun  seringkali kondisi tubuh terasa tak sanggup lagi karena kurangnya istirahat, adanya begitu banyak penolakan atas pengingatan yang kita bawa kepada orang lain, hinaan, atau gunjingan orang,  tapi semua hal itu tak menyurutkan langkah-langkah kita untuk cuti dari da’wah ..Ya, karena jalan da’wah tidaklah mulus, perlu kesiapan dari diri kita menghadapi onak dan duri yang ada. Jika kita tidak tahan menghadapi semua itu, jadilah terpikir untuk cuti dari da’wah, mungkin lebih seringnya berpikir keluar dari jama’ah da’wah, namun percayalah bahwa itu semua bukan sebuah solusi yang tepat, namun kita bisa mengatur ataupun memanage kembali waktu kita, memperhatikan skala prioritas,  banyak pula belajar dari para ikhwah yang teguh, dan tegar bertahan dalam badai ujian, dan tak lupa memohon pada Allah agar diberi pundak yang kuat dalam menopang beban itu..

Orang yang berjalan sendirian akan lebih mudah goyah, akan lebih gampang diterkam srigala jika dibandingkan berjalan bersama-sama, oleh karena itu bersatu padulah  dalam bergerak, bersatu dalam 1 payung jama’ah yang kokoh,  sehingga kita pun akan lebih kuat..

Bentuk saling mengingatkan sekecil apapun, merupakan bagian dari da’wah, karena da’wah bukan  berarti harus sering ceramah, ta’lim, atau yang kita pikir begitu berat..namun kita bisa mulai berda’wah dari hal-hal yang paling kecil misalnya dengan saling mengingatkan dalam kebaikan dengan siapapun..Kita bisa berkontribusi dalam da’wah dengan berbagai hal, tidak hanya dengan saling menasehati, tetapi bisa saja mengupgrade skill kita untuk berda’wah misalnya menulis sesuatu untuk menyebarkan kebaikan, kemampuan public speaking, ataupun skill-skill lain yang pada akhirnya dapat menebarkan manfaat untuk orang lain, dan disitulah nilai-nilai da’wah dapat masuk..

Mungkin banyak yang berpikir bahwa cuti dari da’wah ini maksudnya keluar dan beristirahat sejenak dari aktivitas amal jama’i, ya jika istirahatnya hanya sejenak tapi jika istirahatnya lama dan pada akhirnya futur, akan sangat berbahaya untuk kita..Tapi mudah2an, cuti bukan berarti sepenuhnya berhenti dari aktivitas da’wah..karena proses saling mengingatkan itu akan terus berjalan kapanpun dan dimanapun lagipula itu bukanlah hal yang terlalu sulit..Cobalah untuk merefresh kembali  kondisi ruhiah kita, mengupgrade skill kita, semangat kita,  menelusuri kembali niat-niat kita selama ini, dan menginstrospeksi segalanya, sehingga InsyaAllah pikiran2 atau perasaan untuk cuti dari da’wah, dapat kita buang jauh-jauh…Semoga kita tidak termasuk dari bagian orang-orang yang ingin cuti dari da’wah ini…

maka azzamkanlah : “Aku tidak akan pernah cuti dari da’wah…InsyaAllah”

Keep Spirit, Ikhwahfillah!!! :mrgreen:

Teruslah berjalan di jalan da’wah ini, dan niatkan hanya untuk  mengharapkan ridho-Nya. Niscaya Allah akan selalu menguhkan keimanan dan langkah-langkah kita…

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh berbuat yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar. dan mereka itulah orang-orang yang beruntung ” (Q.S. Ali-Imron : 104)

Semoga bermanfaat , silahkan disebarkan kepada ikhwah yang lain..and jgn lupa cantumkan sumbernya ya…jazakumullah khoiron katsiir…

By :

*najm_three*  🙂

(Allahu Ghoyatuna)

By najmthree Posted in da'wah

Usai Ramadhan..

Alhamdulillah setelah sebulan kita puasa, sampailah kita pada stasiun idul fitri 1430 H..Puasa taun ini, tdk genap 30 hr namun hanya sampai 29 hari…Sedih rasanya meninggalkan bulan ramadhan yang penuh ampunan, penuh berkah Allah, penuh dengan pahala2 berlipat ganda, dan penuh dengan kenikmatan berbagi…Subhanallah, luar biasa :).

Ramadhan memang bulan tadhribat, saat itu kita dilatih untuk menahan diri dari makan, minum, hal-hal yang tidak bermanfaat,,,dilatih untuk terus mendekatkan diri pada Allah, dilatih kesabarannya, keikhlasannya dalam menjalani setiap aktivitas ramadhan, dan berbagai macam hal yang pada akhirnya bisa kita petik buahnya di 11 bulan berikutnya..

Ramadhan merupakan bulan tarbiyah, yang mendidik kita untuk bisa mencapai gelar taqwa..seperti yang Allah bilang di surat cinta-Nya mengenai puasa :

“Wahai orang-orang yang beriman! diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.” (Q.S. Al-Baqarah : 183)

Usai ramadhan, semoga Allah mengampuni segala dosa-dosa kita, semoga segala amal ibadah kita diterima oleh Allah, dan berharap bahwa Allah mempertemukan kita dengan ramadhan selanjutnya…

Pada idul fitri nan indah ini, jangan lupa untuk meminta maaf sama keluarga, dan saudara-saudari kita yang lain..karena kita tdk pernah tau seberapa banyak kesalahan-kesalahan kita pada mereka baik yang sadar maupun tidak sadar..

“Barang siapa memaafkan ketika mampu membalas maka Allah akan memaafkannya pada hari yang sulit.” [HR. Thabrani]

“Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS Asy-Syura: 43)

Oleh karena itu saudara-saudariku yang dirahmati Allah, aku mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan-kesalahanku baik karena prasangka, kata-kata, tingkah yang tak berkenan di hati kalian..

Semoga Allah senantiasa menetapkan kita dalam keistiqomahan dalam menjalanakan ibadah2..Sehingga usai ramadhan, dapat melahirkan kekuatan baru, semangat baru, perubahan yang berarti baik dari sikap, tutur kata, dan terutama ibadah-ibadah kita.. Amiin..

* Najm_Three*

(Semangat tak kan pernah usai!)

By najmthree Posted in da'wah

Ramadhan akan segera berlalu…

Tak terasa waktu begitu cepat bergulir. Rasanya baru kemarin kita memasuki bulan romadhon ini, namun kini ramadhan akan segera berlalu..Sedih.. 😦 . Aku ngerasa belum maksimal bgt dalam melaksanakan ibadah2 romadhon.. Batal puasanya pun, banyak bgt..entah mengapa, mungkin karena kelelahan..jadi si sakit datang di awal romadhon + si tamu bulanan terlalu lama datang..hiks..lagi-lagi…

Alhamdulillah, di malam ke 27 romadhon..Aku bisa melaksanakan sholat tarawih di masjid dekat rumah..namun, saat menghampiri masjid, hatiku terasa sangat miris..Aku melihat masjid kini begitu sepi, di akhwatnya cuma tinggal 2 shof..berbeda sekali saat awal-awal romadhon dimana masjid dipenuhi oleh jamaah manusia bahkan sampai ke pelataran luar masjid…

Setelah selesai sholat, aku pergi ke pasar palmerah untuk membeli amplop pesanan ibu..Fiuhh, hati miris kembali melihat di pasar begitu ramai..parkiran motor, penuh banget…jalan juga agak macet.. Inikah fenomenanya, dimana 10 hari trakhir..orang-orang sudah mulai meninggalkan masjid dan malah meramaikan mall atau pusat-pusat perbelanjaan karena sudah sibuk memikirkan persiapan lebaran??

Kenapa ga, siang aja gitu berbelanjanya..belanja dan prepare utk idul fitri sih gpp..Asal ibadahnya jangan dilalaikan begitu saja..

Justru 10 hari terakhir inilah yang harusnya kita semakin bersemangat menunaikan ibadah2 yang mungkin masih blm cukup kita lakukan di hari ramadhan sebelumnya..

Aisyah ra berkata: Rasulullah saw melakukan i’tikaf di sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan) sampai Allah mewafatkan beliau. Kemudian para istrinya melakukan i’tikaf sepeninggal beliau. (HR. Bukhari dan Muslim)

Saatnya utk terus menginstrospeksi diri kita, sudah sejauh mana ibadah2 kita? sudahkah kita semakin mendekat pada Allah? sudahkah kita merasakan nikmatnya puasa, indahnya romadhon? Atau jangan-jangan kita hanya telah mendapatkan rasa lapar dan haus saja, namun tak ada peningkatan dalam hal ibadah?...

“Berapa banyak orang yang berpuasa namun ia tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mudah2an Allah menjauhkan kita dari semua itu..Amiin.. 🙂

Saudaraku, masih ada waktu beberapa hari lagi utk kita mengejar ketertinggalan ibadah2 kita.. Sedih dan beratnya meninggalkan bulan ramadhan 😦 …berharap setiap bulan, seperti bulan ramadhan ini (sungguh indahnya)…Mari hidupkan ramadhan kita yang sebentar lagi akan segera berlalu…Mudah2an Allah masih memberikan kita kesempatan untuk berjumpa dengan ramadhan selanjutnya..Amiin..

*najmthree*

(Ingin kau tetap disini, ramadhanku! )

By najmthree Posted in da'wah

Da’wah dan Cinta

pasrah2

Ya Robb…

Kutau da’wah itu tak mudah

Namun kutau bahwa da’wah itu indah…


Ya Robb…

Kutau perjalanan ini penuh liku

Namun harus kutempuh tanpa ragu…


Ya Robb…

Kutau tubuh ini rapuh

Namun semangatku tetap teguh…


Ya Robb…

Harapanku hanya pada-Mu

Sandaranku hanya diri-Mu

Tetapkanlah aku pada Kecintaan ini

Kecintaan hanya pada Zat Yang Maha Tinggi..


Ya Robb..

Semoga keberadaanku di jalan ini

Sebagai bukti cintaku pada-Mu

Bimbinglah aku dalam dekapan-Mu

Cintailah aku, sebagai wujud kasih-Mu..

Amiin..


*Ikhwahfillah, semoga Allah senantiasa memantapkan hati kita untuk berada di jalan da’wah ini dan semoga Allah selalu menetapkan rasa cinta kita hanya pada-Nya Sang Pemilik Jagat Raya..


*Najm_Three*

(Inginku mencintai-Mu sepenuhnya)