Sayang kalian karena Allah, Adik-adiku…

Hari-hari terus berlalu, menuai lembaran-lembaran kisah kebersamaan kita. Tak terasa sudah beberapa tahun terlewati  sejak pertama kali kita bertemu. Ternyata sebegitu cepatnya kalian dewasa, sebegitu cepatnya kalian bertumbuh menjadi manusia yang tangguh akan tuntutan dakwah ini, sebegitu cepatnya kalian merasakan manis pahitnya berjuang di jalan ini. Tapi kami yakin kalian pasti mampu bertahan, kalian hebat, kalian tangguh, kalian kuat, dan semua itu hanya akan kalian dapatkan dari Allah Azza Wa Jalla, Sang Pemberi Kekuatan.

Ah adiku-adik, maaf jika terkadang kami masih saja terus mengkhawatirkan kalian,  masih saja merasa bahwa banyak hal yang harus terus kalian pelajari dari para pendahulunya. Kami masih saja sering bertanya, walau mungkin saat itu kalian sedang lelah. Sejujurnya Kami menyayangi kalian karena Allah.. Belum pernah diri kami, sebegitu sayangnya dengan adik-adik seperti kalian. Betapa senangnya diri kami, setiap ada kesempatan bertemu, bercengkrama, atau pergi ke tempat yang jauh bersama kalian. Betapa senangnya diri kami ketika kalian masih bisa berbagi beban yang terasa berat di pundak kalian, sungguh tak masalah bagi kami.. Insyaallah, kami akan berusaha membantu apapun yang kami rasa mampu. Maaf, jika sampai saat ini masih sedikit yang bisa kami berikan untuk kalian. Ambillah sisi baik dari diri kami, dan buanglah sisi buruknya.. Kami berharap selalu ada amal-amal jariyah yang kami wariskan untuk generasi dakwah ke depannya. Betapa bahagianya kami jika generasi yang datang setelah kami, lebih baik dari diri kami dalam segala hal.

Kita semua tak akan selamanya bersama dalam satu tempat, maka saat ini selama kami masih mampu dan memiliki saat-saat kebersamaan itu bersama kalian, insyaallah kami akan berusaha semampunya untuk menggenggam ruang-ruang kebersamaan itu. Semoga kalian tidak bosan pada kami. Kami hanya berupaya, memaksimalkan waktu lapang ini sebelum datang waktu sempit. Karena sejatinya, masing-masing diri kita punya langkah dan rencana ke depan, maka kami tidak tahu apakah kedepan kita masih bisa bersama sedekat ini. Semoga Allah selalu menjaga kita dalam balutan ukhuwah dan dakwah karena-Nya.  Mohonlah pada-Nya, agar DIA selalu menguatkan langkah-langkah kita menapaki jalan ini.. Terus semangat untuk berjuang dalam dakwah yang indah ini hanya karena-Nya.. Sayang kalian karena Allah… 🙂

Lirik dari Sigma ini tepat sekali menggambarkan Senandung Ukhuwah kita..

Diawal kita bersua, mencoba untuk saling memahami.

Keping-keping di hati terajut dengan indah, rasakan persaudaraan kita.

Dan masa-pun silih berganti, ukhuwah dan amanah tertunaikan.

Berpeluh suka dan duka, kita jalani semua semata-mata harapkan ridho-Nya.

Sahabat, tibalah masanya, bersua pasti ada berpisah.

Bila nanti kita jauh berpisah, jadikan rabithoh pengikatnya,

Jadikan do’a ekspiresi rindu. Semoga kita bersua di surga.

(Najmthree :))

(21 May 2012)

(Sayang kalian karena Allah, adik2ku)