Pandai “Mengkotak-kotakan perasaan”

Terkadang dalam kondisi-kondisi tertentu, enak juga jadi orang yang cuek, tidak sensitif, atau terlalu perasa, orang mau ngomong apa yang nyakitin juga bodo’ amat…Rasanya nyaman bener,,ga bikin kepala pusing..ga bikin sakit hati….tp teteup harus berhati-hati, jangan sampe dengan sikap kita itu bisa menyebabkan diri kita jadi ga peka,,ga sensitif atau ga peduli sama lingkungan atau kondisi pribadi kita dan saudaranya…

Ya “mengkotak-kotakan perasaan atau hati kita”..ini adalah salah satu cara untuk memanajamen perasaan…ingin rasanya selalu bisa menyesuaikan sikap kita sesuai dengan kondisi pada saat itu..menyesuaikan diri dan perasaan sesuai dengan moment yang tepat..Tau kan maksdnya?

Misalnya,,,dalam satu kondisi kita lagi kesel terhadap sesuatu atau seseorang..hal ini sering banget terjadi, biasanya pada akhwat yang cenderung berperasaan..Nah, orang yang pandai memanajemen perasaan akan terlihat baik dan tanpa masalah setelah masa kekesalan itu lewat..kekesalan itu tidak dibawa pada waktu yang lain kita beraktivitas.. Ketika kekesalan itu terjadi di satu waktu dan satu aktivitas maka kekesalan itu pun harusnya tidak berlanjut dalam aktivitas kita berikutnya..Sehingga yang muncul adalah perasaan baru, sebagai sikap yang sesuai pada kondisi yang kita hadapi…

Subhanallah..pantas saja tak jarang kita temui para aktivis da’wah yang senantiasa terlihat tanpa masalah..yang selalu terlihat santai,,sabar,,,tidak heboooh,,,tidak emosian,,, tenang.. cool… always smile…padahal mungkin kita ga tau bahwa diantara mereka baru terkena musibah,,,baru disakiti,,dizholimi orang lain,,dicaci,,dimarahi,,yang mana dapat membuat hati mereka tidak tenang..gelisah..greretan…atau marah..Namun, siapa yang pandai memanajemen perasaannya..maka hal itu tidak akan berlangsung lama..Setelah masalah itu selesai, maka dia akan semangat lagi menyambut aktivitas baru,,,tidak terpengaruh dengan hal yang barusan di alami…pikirannnya akan siap dan fresh kembali untuk menyambut aktivitas yang baru, tanpa memikirkan hal buruk yang telah dilanda…

Inginnya,,selalu cerdas dalam “mengkotak-kotakan perasaan”…”memanajemen perasaan”… Umumnya buat para akhwat,,,hal ini dirasa punya tantangan tersendiri..karena akhwat adalah makhluk yang sangat berperasaan.. apalagi terkadang pengaruh siklus bulanan itu ga bsa dihindari dampaknya..tinggal bagaimana kita bisa memupuk kesabaran sebesar-besarnya,,dan kelapangan hati seluas-luasnya dengan memohon pada-Nya untuk tetap menjaga hal itu ada dalam diri kita, seperti apapun kondisi hati kita…

Hal itu yang aku rindukan saat ini..Sungguh, rindu dengan kondisi itu…disaat diri ini mampu memanajemen semua perasaan geram dan kesal terhadap dinamika yang terjadi..Ya Allah, sabarkanlah..kuatkanlah…

Salah seorang masayikh da’wah kampus bilang, “klo da’wah itu jangan terlalu pake hati..maksudnya, dikit-dikit dimasukkin ke hati klo ada orang yang ngomong A, ngomong B sampe nyakitin kita mudah kesal, sakit hati, marah…”

“klo kita seperti itu, maka jadinya da’wah ini ga ikhlas, ga berkah, bawaannya keseeeel, mau marah-maraaah mulu..”

“Sudah sunatullah bahwa jalan da’wah ini akan penuh dengan ujian, cacian, omongan orang-orang yang tidak suka, and kadang tanpa sadar saudara seperjuangan da’wah pun tidak sejalan sehingga banyak perbedaan dan terkadang membuat saudara/inya tersinggung dengan sikap saudara’i nya..tapi yang harus kita lakukan adalah membuka hati selapang-lapangnya,,memupuk kesabaran sedalam-dalamnya…menutup telinga untuk setiap cemoohan, setiap angin lalu yang hanya akan menjatuhkan langkah da’wah kita..”

Ya..Like This..Rindu dengan santai dan cueknya diri ini, ketika akhwat2 lain berperasaan dan tersinggung atas sikap saudara/i nya..namun diri ini tetap tenang dan santai..bodo amat dgn hal-hal yang menyakiti hati..klo ga suka, ya katakan saja langsung kepada saudara/i nya..buat apa berlama-lama memendam rasa sakit hati..capeeek deh..coz, masih banyak hal lain yang lebih penting untuk di urus..hehe.. :mrgreen: afwan ya semuanya…terkadang sampe dibilang terlalu cueeek, itu dulu..tapi sekarang..tidak-tidak..tidak mau terlalu sensitif..harus sesuai porsinya…tetap harus bisa memanejemen perasaan..

So,,,,Tetap semangat meniti jalan da’wah ini…jangan terlalu berlaru-larut dalam perasaan-perasaan tidak seharusnya yang dapat mengurangi keberkahan jalan da’wah kita… Notes ini…Especially for me..Pengingatan buat diri pribadi, spy bisa tetep istiqomah dalam memanjamen perasaan… Mudah2an juga bermanfaat buat yang lain…

*najm_three*

(Keep Spirit Akhwat tangguh!) 🙂

source : http://www.najmthree.multiply.com

NB : beberapa tulisan di MP,, diposting lg disini karena ada yg ngeluh klo di MP ga bisa comment. makanya buat yg blm punya MP, bisa comment di WP ajah.. :mrgreen: