cerita sekilas (part2)

kemarin, bisa jadi hari yang bagus. mlmya masih sempat chatting sama ka kiki’06. hehe..syukron ka kiki, kita masih sempat saling mengingatkan and kakak terus nyemangatin aku buat ngerjain tugas fokus coz masih ada yang belum kelar.

Tapi siapa yang tau klo sabtu tgl 24 disaat aku harusnya menghadiri FPT (Fit&Propertest)  calon korwat Fokus (Forum komunikasi Alumni Muslim 70) and dauroh tarqiyah dari kampus yang acara menginap entah dimana..aku bener2 ga berdaya. Pagi- pagi masih pengen jalan, tp ngerasa perut yang sangat melilit, sakit banget deh. dah minum obat kurang manjur, biz itu dilanjutkanlah dengan diare. tetep masih pengen pergi niy..Aku dah ditunggu sama akhwat2 disana utk FPT. Sampe aku bilang iya ka omi, insyaAllah sampe sana jam setengah11an. and “sedang berusaha untuk tidak lemah ni”.Tapi apa daya, manusia memang makhluk yang lemah..Akhirnya aku memutuskan untuk tidak berangkat kedua acara tersebut. daripada nantinya malah ga kuat..

Aku pikir, ada aja cara Allah untuk menahanku agar tidak berangkat. klo saja jam setengah11an itu aku nggak demam tinggi, aku mungkin akan tetap memaksakan berangkat..karena kedua acara tersebut ga bisa ditinggalkan tanpa izin syar’i..tapi memang Allah Yang Maha menentukan segalanya..

Aku jadi ga enak bgt sama akhwat2 Fokus yg dah nunggu, and akhirnya wawancara sebentar lewat telpon saja..huhuhu, afwan suaranya lemas bgt waktu itu karena emang lagi bener2 tepar karena perut yg lumyan sakit truz tetap  mencoba bangun utk nelpon ke nomor mba mira..Finally, sudah diwawancara sedikit walaupun nggak maksimal. Apapun keputusan dari FPT mudah2an itu yg terbaik. Lain lagi cerita karena hari itu aku jg ga bisa ikut dauroh tarqiyah..jadilah teman kelomppokqu terkena iqob karena banyak anggotanya yg tidak hadir..termasuk aku, karena sakit..hiks..afwan mi and ka del, kalian jadi terkena bending..Semoga Allah membalas kebaikan kalian.Luv U coz Allah..

Hari itu, ternyata Allah lebih menginginkan aku untuk istirahat sejenak, setelah hampir setiap hari ditempa rutinitas yang melelahkan sehingga daya tahan tubuhpun menurun,. Wajarlah terkadang saat sakit bisa dijadikan waktu istirahat yang paling banyak..ya Allah, semoga sakit itu menjadi penghapus dosa-dosaku dan semakin mendekatkan diriku pada-Mu. Amin

Iklan

Cerita sejenak …(part 1)

Pengen bgt nulis..dah lama ga nulis niy!Cerita aja deh.Let’s start again…

Hampir sebulan ini memang kegiatan kampus plus kuliah yang lagi sibuk-sibuk ujian dan tugas, agak menguras waktu istirahat. Tidur larut malam terus, makan di kampus juga apa aja yang enak and bisa ganjal perut, padahal dah bawa makan tapi ya karena maag yang ga bisa kompromi, perut harus sering-sering diisi. Pulang kuliah hampir tiap hari malam, coz agenda-agenda kampus selalu di mulai ba’da ashar maklumlah, keempat program studi itu keseringan baru bisa nyatu pas ba’da ashar karena jadwal masing2 yg beda. Minggu ke tiga tanggal 17-18 abiz ada agenda upgrading (mabit), besoknya harus pulang pag coz ada talaqqi madah and syuro FOKUS di 70, akhirnya minggu sore baru pulang besoknya juga ada uas Prak. Farfis.Wuih, lumayan membuat lelah. Tapi klo udah fokus ke tujuan, rasa lelah, capek, ngantuk pun jadi ilang. Hiks..hiks..hiks..kirain ujiannya lumayan, ga taunya lumayan susah..Ya Allah, ternyata ilmuku masih dikit bgt, belum menguasai bgt materi kinetika yang agak menantang itu…huhu.

hari-hari berlalu dengan kesibukan yang tiada habisnya, sampe tiba2 kamis pagi badan ini begitu malas bangun dari tempat tidur, rasanya ga enak bgt. padahal mau kuliah jam 8, tapi dtgnya telat dan Alhamdulillah pas dtg juga kuliah belum mulai. Tapi bener2 ga enak bgt sampe kampus, badan tuh lagi demam, mana ACnya dingin bgt lagi. Duh, benar-benar ga enak banget bdnnya, mau ngapa-nagapain bawaannya lemes, akhirnya minum obat alhamdulillah udah mendingan jadi pas dzuhur bisa ujian studi Islam. Selesai ujian, mau pulang tanggung nunggu ashar. lagian waktu itu sengaja bawa lappy, coz mau ngerjain tugas FOKUS yaitu bwt tulisan. Tapi bener2 ga bisa mikir, karena kondisi badanku kembali lagi, panasnya naik lagi..Huh, sabar..sambil nunggu ashar, browsing and chatting aja sama 2 org kakak2 70. Lumayan, walaupun sedang sakit Alhamdulillah berkomunikasi dengan orang lain bisa sedikit mengalihkan rasa sakit itu spy ga terlalu terpikirkan..Alhamdulillah, setelah ashar, pulang deh..

Di rumah karena udah istirahat sore sampe isya, Alahadulillah bgt ngerasa dh fit! jadi bisa ngerjain tugas fokus deh.. Membuat tulisan ttg da’wah sekolah tepatnya di sekolahku..Selesai sampai tengah malam, yups setelah itu langsung dikirim…Senangnya mlm itu, and

Besoknya dah bisa kembali beraktivitas seperti semula, bisa main2 ke 70 and sorenya bisa ketemu sama adik2 mentee dikampus. Malamnya terdengar berita yg sungguh menggembirakan “telah lahir putra pertama dari abangku A’panji and ka dina” yang sekarang lagi tinggal di bengkulu. Alhamdulillah, senangnya..sekarang punya keponakan baru deh..Namanya M.Abdurrahman (Semoga jadi anak yang sholeh and berbakti pada orangtua ya de’)..Today, is happy day!

But, namanya hari esok kita ga akan pernah tau apa yang terjadi segalanya cuma Allah Yang Tau..

Besoknya ceritaku dah beda lagi sama hari ini…

Dimanapun Dirimu, Tetaplah bersinar

nebula1

Duhai bintang nan cemerlang….

Dimanapun dirimu

Apapun citamu

Siapapun yang menemanimu

Dan bagaimanapun usahamu

Tetaplah senyum itu menghiasi dirimu

Tetaplah semangat itu mewarnai harimu

Tak kan hilang dimakan waktu

Tak kan pudar walau hujan menutupi langitmu

Duhai bintang yang benderang…

Dimanapun dirimu

Apapun citamu

Teruslah bercahaya

Teruslah menampakan kilau sinarmu

Sampai akhir waktu

Ketika kau tak sanggup lagi bersandar pada langit

Tetapi cahayamu

Akan terus bersinar selamanya

Tetap semangat untuk bersinar

Tetap semangat untuk mengumpulkan cahayamu

Memberi terang pada dunia

Mengajak para bintang untuk mencintai-Nya

*Najm_Three*

(saat cahayamu begitu bersinar)

By najmthree Posted in Puisi

Oh palestina..

Entah mengapa baru saat ini  diri merasa  sebelumnya seakan-akan tidak pernah peduli atau mau tau ada apa dengan palestina, bahkan mendoakan pun jarang, atau mengingat mereka, sedang apa mereka disana…

Astaghfirullah, Maafkan Aku YaAllah…seakan seperti teguran. Pada waktu-waktu tanpa konflik hebat, semua seakan lupa pada palestina. Setelah konflik ini terjadi barulah semua berbondong-bondong turut bergerak dari segala penjuru..

Ketika api peperangan mencuat, ketika korban bergelimpangan, ratusan terbunuh, ribuan luka-luka, tangisan dan teriakan dimana-mana, barulah mata dan hati ini terbuka..Duhai, betapa sulitnya saudara-saudara kita disana. Hidup dalam kelaparan, kemiskinan, infrastruktur parah, rumah sakit dan peralatan medis minim, penuh dengan ancaman dan ketidaknyamanan ketika suara ledakan dimana-mana, dan beragam kesulitan lainnya..

Sungguh betapa kejamnya Yahudi, membiarkan rakyat palestina khususnya  penduduk gaza dalam kelaparan, kehausan, bantuan medis& obat-obatan minim setelah jalur gaza di boikot, infrastruktur dilemahkan, bahkan masjid-masjid pun menjadi sasarannya. Save Masjidil Aqsho, Ya Allah..betapa sombongnya mereka ingin memperlihatkan kekuatannya, dengan senjata, rudal-rudal, mobil tank, bahkan tentara yang banyak dan canggih..Apalah artinya dibandingkan palestina, yang persenjataannya tidak seberapa. namun, kita punya semangat tinggi, semangat memperjuangkan segalanya hanya karena Allah, bahkan tak gentar mati jikalau balasan dari-Mu yang telah pasti adalah Syurga…Ya, Allah..matikanlah kami dalam syahid dijalan-Mu..

Ya, ini sudah seminggu lebih konflik israel palestina.. Tapi semua tak kunjung berakhir.Kapankah berakhir? Moga secepatnya Ya Allah..diri ini tak sanggup berlama-lama melihat penderitaan saudara kita disana. tak sanggup jika terlalu banyak darah, dan luka yang menganga..Tak nyaman, ketika mereka belum nyaman..Save Palestina. Dengan apapun yang kita bisa lakukan saat ini, Do’a kita untuk mereka, bantuan dana yang kita miliki untuk kebutuhan hidup mereka disana misalnya, dan banyak lagi jalur-jalur untuk membantu menyelesaikan konflik…

Ya Allah, Kuatkanlah hati-hati kami

Menghadapi segala cobaan yang Engkau beri

Kami hanya ingin Engkau Ridho

Kami Ingin saudara kami hidup dalam kedamaian

Yakinlah, Bahwa harapan itu selalu ada…

Karena Allah Selalu Bersama Kita..

Bersama orang-orang yang berjihad di jalan-Nya..

Do’a Robithoh:

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, bertemu dalam taat kepada-Mu, bersatu dalam dakwah kepada-Mu, berjanji setia untuk membela syariat-Mu. Ya Allah, kokohkanlah ikatan ukhuwahnya, kekalkanlah cintanya dan tunjukillah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tidak pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati kami dengan ma’rifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik Penolong. Ya Allah, kabulkanlah. Yaa Allah, dan sampaikanlah salam sejahtera kepada junjungan kami, nabi Muhammad saw, kepada para keluarganya, dan kepada para sahabatnya, limpahkanlah keselamatan untuk mereka.

SAVE PALESTINA..

*Najm_Three*

(malam yang sunyi di tengah keramaian kisahmu)